Critical Review Jurnal Membaca Ulang
Pemikiran Gandhi Tentang Kemanusiaan
Keunggulan : Menurut saya dalam metode penelitian jurnal tersebut sudah baik, penulis
berusaha mencari dari berbagai sumber baik internet, perpustakaan, atau hasil wawancara,
yang nantinya setelah semua berhasil di rangkum, mereka mengambil kesimpulan
dalam membuat jurnal ini sendiri.
Kelemahan : Menurut saya penulis masih kurang menjelaskan bagaimana perlakuan kurang
baik apa yang Gandhi dapatkan dalam masa kolonial itu sendiri, atau perlakuan
tidak etis apa yang Gandhi dapatkan, sehingga Gandhi tidak ingin melakukan
tindakan kekerasan balik ke orang yang melukainya.
Keunikan : Penulis mencoba mengajak kita dengan menganalisis bagaimana teori Gandhi
ini di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, yang nantinya akan
menyelesaikan masalah dengan tanpa kekerasan, dan belajar bagaimana sifat asli
manusia dengan mahluk
yang kompleks dan unik gampang berubah,
manusia sendiri pasti memiliki rasa cinta dalam dirinya, dan dengan
cinta sendiri adalah salah satu cara yang dapat merubah sifat manusia menjadi
lebih baik.
Gaya Penulisan :
Gaya penulisan jurnal sudah baik dan dapat di
mengerti dengan semestinya.
Refersnsi : Wisarja,
I. K., & Sudarsana, I. K. (2018). MEMBACA ULANG PEMIKIRAN GANDHI TENTANG
KEMANUSIAAN. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(1),
9-22.
Critical Review Artikel Politik Tanpa Prinsip
Keunggulan : Memberikan informasi tentang bagaimana seorang
Gandhi memperkenalkan Tujuh Dosa Sosialnya, yakni : politik tanpa prinsip,
bisnis tanpa moralitas, pengetahuan tanpa karakter, sains tanpa kemanusiaan,
kaya tanpa kerja, kenikmatan tanpa hati nurani, dan ibadah tanpa pengorbanan
diri.
Kelemahan : Menurut saya disini tidak secara jelas
menjelaskan bagaimana Politik Tanpa Prinsip yang dimaksudkan oleh Gandhi, hanya
lebih ke bercerita bagaimana sosok Gandhi menurut narasumber yang di
wawancarai, sehingga dari judul artikel tersebut sudah clickbait yang malah ujungnya membingungkan pembaca, karena tidak
mendapatkan inti yang jelas.
Keunikan : Karena
ini menurut sudut pandang narasumber yang memiliki ketertarikan dengan tujuh
dosa sosial yang Mahatma Gandhi perkenalkan, dengan bagaimana narasumber itu
ingin mengimplemetasikan tujuh dosa sosial Gandhi.
Gaya Penulisan : Karena ini berbasis dengan
artiken menurut saya gaya penulisannya masih baik, dan jika ada point penting
di bold.
Referensi : https://historia.id/politik/articles/politik-tanpa-prinsip-DB4MG/page/2
Critical
Review Artikel Religiusitas dan Politik Kemanusiaan Gandhi
Keunggulan : Menjelaskan bagaimana
religiusitas dan perjuangan yang diajarkannya oleh Gandhi dapat direfleksikan.
Kesederhanaan Gandhi inilah yang mendasari konsep religiusitas Gandhi akan
Tuhan, yang menjadi kebenaran, dan Menurut Gandhi bila agama kehilangan inti
kebenaran dan cinta-kasih, maka banyaknya terjadi kekerasan, di dalam artikel
menjelaskan bawa orang yang melakukan kejahatan itu sebenarnya adalah orang
yang lemah dan tak mampu mengemban ajaran agama. Dari sini berlanjut bagaimana
Gandhi dengan dasar agama yang kuat menjalankan politik kemanusiaan yang sangat
damai.
Kelemahan : menurut saya tidak ada karena dalam
artikel ini di jelaskan secara padar, singkat, dan jelas bagaimana proses
Ganhdi dalam perjuangannya berkaitan dengan agama, politik, dan kemanusiaan.
Keunikan : kita belajar bahwa saat ini kebanyakan politik yang memperalat agama untuk mencapai
kesukseannya, namun menurut Gandhi agama adalah syarat religius sebagai dasar
dari politik dan kemanusiaan itu, tanpa ada maksud lain, dan kitapun belajar
bahwa dengan landasan agama tindakan berpolitis
menjadi tindakan yang begitu etis, dan menurut Gandhi politik itu adalah pusat
dari perjuangan dalam mewujudkan impian religiusnya tentang kemanusiaan.
Gaya Penulisan : menurut saya gaya penulisan
sangat baik, kalimat mudah di pahai, dengan font dan ukuran kalimat yang
memudahkan pembaca dalam menganalis karya tulis tersebut.
Referensi : http://deklarasi-sancang.org/religiusitas-dan-kemanusiaan-gandhi/